Kamis, 28 Mei 2015

Database Aktif dalam Permasalahan Perusahaan Buana Finance sebagai Perusahaan Leasing

Selamat datang di blog saya! :D

Kali ini saya akan membahas tentang basis data, lengkapnya sesuai judul, "Database Aktif dalam Permasalahan Perusahaan Buana Finance sebagai Perusahaan Leasing". 

Oke langsung saja ke permasalahan:


Pada suatu perusahaan yang bergerak di bidang keuangan yang disebut Buana Finance. Buana merupakan salah satu perusahaan pembiayaan atau yang biasa disebut leasing yang kini mulai berkembang. Leasing umumnya membiayai pembelian kendaraan nasabah atau konsumen, dimana nasabah yang bersangkutan dapat membayar kendaraan nya secara bertahap sesuai dengan ketentuan dan perjanjian kontrak.

Informasi yang dicatat pada perusahaan leasing antara lain :
·         Nasabah
·         Vendor penyedia mobil
·         Bank sumber dana
·         Credit Marketing Officer
·         Sistem angsuran dan pembayaran

Banyak nya data yang hanya tersimpan pada database perusahaan ini memerlukan analisis kinerja penjualan. Dari analisis kinerja penjualan tersebut perusahaan dapat mengetahui berapa besar laba yang diperoleh bahkan kerugian. Untuk menganalisa kinerja penjualan diperlukan data historis dari kegiatan penjualan yang kemudian datanya diolah untuk menghasilkan informasi kinerja penjualan.
Analisis kinerja penjualan sangat dibutuhkan karena dari situ lah dapat diketahui gambaran kondisi dari perusahaan sebenernya. Jika kinerja penjualan sedang menurun berarti perusahaan sedang dalam keadaan tidak sehat begitu pun sebaliknya jika kinerja penjualan naik berarti perusahaan dalam keadaan sehat.

Perusahaan dapat menganalisa dan mengetahui faktor-faktor yang dapat menjaga kinerja penjualan agar selalu dalam posisi sehat. Analisis dapat dilakukan dengan mengumpulkan data penjualan yang bersifta historis atau lampau dan kemudian melihat grafik kinerja penjualan. Terdapat banyak macam komponen terkait penjualan diantaranya, hubungan antara variasi produk yang dijual, jumlah produk yang dijual, waktu penjualan, promosi produk yang dijual, dan segmentasi pasar.

Dalam melakukan analisis perusahaan perlu memiliki data yang banyak secara kuantitas dan baik secara kualitas. Pihak manajemen perusahaan membutuhan teknologi yang membantu memahami analisis data yang akan dilakukan.

  1. Buatlah daftar report yang perlu dibuat untuk menunjang kinerja buana finance beserta gambaran informasi yang bisa dihasilkan
  2. Tentukan tahapan-tahapan metodologi untuk menghasilkan report yang didefinisikan
  3. Rancanglah system database transaksional dan database analysisnya (OLTP dan OLAP) dalam bentuk arsitektur basis data 
  4. Bonus – jawaban bisa dilengkapi dengan prototype implementasi

 Jawab:

  1. Report yang perlu dibuat untuk menunjang kinerja buana finance antara lain:
    a)      Data pembiayaan per bulan
    ·         Isi dari report ini ialah informasi/data pembiayaan dari perusahaan kepada nasabah yang melakukan pembelian. Contoh sederhananya, ketika nasabah membeli sebuah mobil dari vendor penyedia mobil, maka, untuk uang tunai langsung yang akan dibayarkan tersebut akan dibayarkan oleh perusahaan penyedia leasing/buana finance ini.
    b)      Data pembayaran pinjaman per bulan
    Isi dari report ini adalah informasi/data pembayaran dari nasabah kepada perusahaan dengan perihal pembiayaan yang dilakukan ketika nasabah melakukan pembelian. Contoh secara kasarnya, ketika nasabah melakukan pembelian mobil, biaya akan ditanggung perusahaan leasing terlebih dahulu. Kemudian biaya yang telah dikeluarkan oleh perusahaan leasing tersebut, di lain hari/bulan akan dibayar oleh nasabah, dengan ketentuan dan perjanjian kontrak yang ada. 
  2. Database aktif merupakan kombinasi dari basis data statis tradisional dan active rules, yang berarti mekanisme secara otomatis untuk memelihara integritas data dan memberi fasilitas dalam memperlengkapi fungsionalitas basis data. Secara sederhananya, database aktif adalah database yang dapat update dengan sendirinya. Menanggapi metodologi dari masalah yang disebut di atas, adapun tahapan-tahapannya sebagai berikut:
    a)      Membuat tabel sesuai dengan report
    ·         Tabel ini maksudnya adalah tabel dasar yang mencakup keseluruhan materi/data yang berhubungan dengan report tersebut.
    b)      Membuat status transaksi perusahaan
    ·         Status transaksi ini dimaksudkan untuk memberikan keterangan transaksi dari perusahaan leasing/buana finance kepada perusahaan yang bersangkutan, apakah sudah lunas atau sedang diproses.
    c)      Membuat keterangan pembayaran nasabah
    Maksudnya, keterangan sesuai janji/kontrak yang terikat antara nasabah dengan perusahaan leasing tersebut, bagaimana pembayaran yang telah ataupun akan dilakukan oleh sang nasabah(status lunas/belumnya pembayaran dan status berapa kali lagi/tinggal berapa lagi pembayaran cicilan yang harus dilakukan sesuai kontrak).
  3. Rancangan system database transaksional dan database analysisnya (OLTP dan OLAP) adalah sebagai berikut:
    a)      Online Transactional Processing (OLTP)
    ·         Pada OLTP, dibutuhkan 5 tabel basis data yaitu Mnasabah, Mvendormobil, Mbank, Mcreditofficer, Mleasing.

     
    b)      Online Analytical Processing (OLAP)
    Sedangkan pada OLAP, akan hanya dibutuhkan 2 tabel basis data yaitu Wpembiayaan dan Wpembayaran.